Sucitra Devi

10 Sucitra Devi

Sucitra Devi

Sopran

Nama saya Sucitra Devi, biasa dipanggil “Citra” dan di lingkungan Paduan Suara Mahasiswa UMB, saya biasa dipanggil “Suci”. Saya lahir di Tangerang, 13 Maret 1994. Dan saat ini saya beralamat di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, karena jauhnya jarak antara rumah dan kampus tempat saya menempuh pendidikan, sayapun tinggal di rumah kost di samping kampus Mercu Buana.

Berbicara tentang Mercu Buana, saya merupakan salah satu mahasiswi Psikologi UMB angkatan 2011 yang terbilang pendiam dan minder apabila berhadapan dengan orang baru. Hal tersebut patut dipertanyakan mengingat saya telah banyak berkecimpung dalam organisasi baik itu OSIS, MPK ataupun dalam ekstrakulikuler saat SMP dan SMA, namun ternyata sampai pada saat itu saya masih merasa minder dan kurang mampu bersosialisasi dengan lingkungan baru. Perkenalan awal saya dengan lingkungan baru, teman baru di Psikologi UMB adalah pada saat Dunia Kampus. Konsep Dunia Kampus yang disajikan oleh kepanitiaan Universitas maupun Fakultas Psikologi UMB sangatlah menarik dan memperlihatkan bahwa di Dunia Perkuliahan, mahasiswa/i tidak hanya belajar, belajar dan belajar tetapi juga banyak kegiatan berorganisasi seperti HIMA, BEM, UKM, dll.

Hari ketiga Dunia Kampus, menyajikan penampilan dari hampir semua Unit Kegiatan Mahasiswa, yang saya ingat paling menarik perhatian saya pada saat itu adalah Paduan Suara, Teater Amoeba, dan Merpati Putih. Dengan penampilan All Out Paduan Suara UMB yang menggunakan gaun merah untuk perempuan, dan kemeja merah untuk laki laki. Dengan menyanyikan lagu Montor Montor Cilik, Sing a Song of Sixpense , Janger, Tak Tong Tong sangat menarik perhatian mahasiswa baru 2011 saat itu. Melihat antusiasme teman yang belum semuanya saya kenal ingin mendaftar, dan dengan minat saya dibidang tarik suara, sayapun berminat untuk mendaftar.

Setelah mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran di stand PSM UMB yang saat itu bernuansakan bali, tibalah hari penyeleksian Calon Anggota PSM UMB 2011. Saya bersama enam orang teman sejurusan yang mendaftar naik ke gedung c lantai 2. Namun, seketika teman teman saya mengurungkan niat mereka untuk mengikuti seleksi tersebut dengan alasannya masing masing, dan akhirnya dengan banyak pertimbangan hanya saya dan satu orang teman saya yang mengikuti seleksi calon Anggota PSM UMB.

Singkat cerita, dengan tidak disangka, sayapun dinyatakan lolos seleksi calon anggota PSM UMB, melalui pemberitahuan via telepon jam 21.00 WIB. Sekali lagi, saya harus menemui lingkungan baru., teman baru, rutinitas baru, pengalaman baru. Dan yaaaa… saya pernah melewati dan menjalani aktifitas berorganisasi dan berpaduan suara sebelumnya, saya pasti bisa menjalaninya untuk kesekian kalinya ini.

Untuk resmi menjadi anggota aktif PSM UMB, saya dan teman teman calon anggota PSM UMB 2011 saat itu, harus melewati proses training, pra-pelantikan, choral camp dan akhirnya sampai pada pelantikan secara resmi anggota PSM UMB 2011 yang diadakan dalam bentuk sebuah Konser Paduan Suara dengan sebutan “Choirmorphosis 2” dan tagline “Feel The Beat” pada tanggal 3 Februari 2012. Merupakan pengalaman yang berkesan dan proses yang terasa sangat panjang namun cepat berlalu.

Setelah melewati “Konser Angkatan”, saya dan dua puluh teman teman PSM UMB 2011 pun akhirnya menjadi anggota aktif dan dapat mengikuti berbagai kegiatan PSM UMB. Kegiatan pertama yang saya ikut berpartisipasi didalamnya adalah Konser Gabungan Perbanas yang diselenggarakan kira kira dua minggu setelah konser angkatan 2011, dan banyak kegiatan lain yang saya ikuti seperti Konser Tahunan, bernyanyi untuk para wisudawan/wati pada Wisuda Sarjana “Dies Natalis”, bernyanyi pada upacara peringatan hari bersejarah nasional Indonesia, mengisi acara diberbagai acara penting seperti peluncuran buku “Incognito Pak Harto”, peluncuran buku “34 Wartawan Istana Bicara Tentang Pak Harto”, Pagelaran Seni & Budaya “Pengabdian Mutiara Pertiwi” di Hotel Mulia, Jakarta, dan masih banyak lagi.

Lomba pertama saya sebagai anggota PSM UMB adalah Lomba Paduan Suara Universitas Semarang (LPS USM) tingkat Nasional. Pada saat itu, bukan hanya dari segi teknik vokal saja tetapi dari segi keorganisasian yang pada saat itu saya juga terlibat dalam kepanitiaan. Proses yang amat sangat sulit dari segi keuangan hingga proses latihan yang amat sangat keras tidak menyurutkan semangat saya dan teman-teman untuk berjuang di Lomba Paduan Suara tersebut. Dan Alhamdulillah, kerja keras serta perjuangan kami tersebut terjawab dengan hasil yang setara yaitu kami mendapat 2 gelar juara pertama sekaligus pada kategori Mixed Choir dan Folklore.  Ini menjadikan pengalaman lomba pertama saya yang amat sangat berharga dan tidak akan pernah saya lupakan.

Dengan gemilangnya prestasi yang diraih PSM UMB dalam LPS USM, PSM UMB berkesempatan untuk mengikuti Lomba Paduan Suara Berskala Internasional di Cina, walaupun saya belum berkesempatan untuk bergabung dalam tim lomba tersebut, namun saya tetap sangat mendukung dan bangga terhadap prestasi yang akhirnya kembali diukir dengan beberapa Medali yang dibawa pulang ke Indonesia.

Pada bulan Juli tahun 2013, PSM UMB kembali mengikuti lomba tingkat internasional yaitu “Bali Intenational Choir Festival” yang di selenggarakan di Bali. Pada lomba itu PSM UMB mendapatkan 1 Silver Medal untuk kategori Female Choir, dan 1 Gold Medal pada kategori Folklore. Inilah lomba internasional pertama yang saya ikuti, dan memacu motivasi saya untuk lebih banyak berlatih dan berusaha menjadi lebih baik lagi dalam berbagai hal.

Sekali lagi, bergabung dengan PSM UMB adalah pengalaman yang sangat berharga, disini saya mendapatkan pengalaman dan keluarga baru, disini saya mendapatkan solusi atas kesulitan saya dalam bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru, saya tidak lagi “minder” ketika harus bergabung dengan lingkungan baru apapun itu. Disini juga, saya mendapatkan pengalaman berorganisasi yang sangat banyak dan pastinya akan bermanfaat untuk kedepannya dalam dunia perkuliahan dan dunia kerja.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua dan teman teman anggota PSM UMB yang saya cintai dan saya banggakan, terutama kepada motivator pribadi yang saya sayangi Gde Alfiant Djanuar yang selalu memberikan dorongan positif agar saya menjadi lebih baik. Juga kepada Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM. selaku Rektor Universitas Mercu Buana sekaligus Pembina PSM UMB yang telah banyak mendukung PSM UMB dalam setiap kegiatan dan selalu memotivasi kami untuk lebih, lebih dan lebih berprestasi lagi. Dan terima kasih banyak juga untuk mas Agus Yuwono yang telah melatih dan membimbing saya sebagai Chorister PSM UMB agar jauh lebih baik kedepannya.

Itulah pengalaman yang saya dapatkan selama menjadi anggota PSM UMB, di UKM tersebut saya mendapatkan banyak hal dan pelajaran yang tentunya membuat saya jauh lebih baik lagi. Mudah-mudahan PSM UMB akan terus berjaya dan berprestasi. Terus berusaha dan kerja keras untuk bisa lebih baik dalam mewujudkan mimpi-mimpi bersama PSM UMB. AMIN J

Incoming search terms:

  • Mahasiswi UMB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>